Di-PHK sebagai Eksekutif Top, Mantan Marketing Lead Ini Kini Lawan Stigma Sosial Terhadap Pekerja yang Ter-PHK Lewat Pendekatan Baru

"Bagaimana ini bisa terjadi? Apakah aku melakukan kesalahan? Apakah aku memang… tidak kompeten?"
Ini jelas bukan sesuatu yang Anda harapkan akan terdengar dari seseorang yang pernah menjadi marketing lead dan country manager di beberapa startup teknologi hyper-growth terkemuka di kawasan ini, termasuk Foodpanda, Tripadvisor, dan Chope.
Namun inilah yang terlintas di benak Cassandra Ong ketika ia dan seluruh timnya diberhentikan dalam operasi pemangkasan biaya.
Saat berita itu tersiar, Cassandra bertekad merahasiakannya dari teman-teman terdekat dan keluarganya. Ia tidak tahu bagaimana mengungkapkan bahwa bahkan seseorang dengan pengalaman dan sikap positif seperti dirinya pun bisa merasakan keraguan diri yang melumpuhkan saat diberhentikan, apalagi selama ini ia selalu dikenal sebagai pekerja keras yang tak gentar menghadapi apa pun.
Ia tidak gentar saat pertama kali menantang dunia marketing sebagai karier, meskipun berlatar belakang HR dan ekonomi. Bahkan ketika ia menghadapi kekhawatiran besar karena mengambil lompatan keyakinan dari raksasa mapan seperti L'Oreal ke Foodpanda yang didukung Rocket Internet saat masih dalam tahap awal, Cassandra selalu yakin pada kemampuannya sendiri.
PHK itu memberikan pukulan besar terhadap kepercayaan dirinya, karena Cassandra mempertanyakan kemampuan dirinya sendiri.
Namun yang tidak disadari Cassandra setelah menerima berita PHK tersebut adalah bahwa sebagian besar anggota timnya di fungsi marketing juga terkena dampak PHK yang sama.
Kekayaan pengalaman kolektif dan keahlian yang saling melengkapi dalam bidang teknologi niche membuat mimpi lama menjadi mungkin kembali: membangun perusahaan yang akan menjadi pelopor sesuatu di Singapura. Ia menawarkan kepada rekan-rekan timnya yang sama-sama terkena PHK sebuah ide untuk konsultan hybrid HR-marketing yang akan melengkapi brand B2C dan DTC dengan keahlian marketing remote yang sangat terspesialisasi secara on-demand.
Dalam waktu kurang dari dua bulan, mereka meluncurkan bisnis sebagai salah satu firma pertama di Singapura yang menawarkan layanan fractional marketing. Dan mereka menutup tahun 2023, 8 bulan beroperasi, dengan pendapatan enam digit!
Bagi Cassandra, melihat ke belakang, usaha ini lebih dari sekadar bangkit dari PHK. Ini adalah tanggung jawab untuk melakukan pekerjaan yang lebih berdampak dengan budaya yang tepat, di mana keseluruhan selalu lebih besar dari jumlah bagian-bagiannya. Meskipun 'kita lebih kuat bersama' adalah inti dari timnya, kini hal itu juga lebih dari itu, menjadi fondasi dari upayanya bukan untuk menggantikan talenta marketing yang ada, melainkan untuk melengkapi mereka, sebagaimana timnya melengkapi dirinya.
Dengan semangat tersebut, kami ingin mengundang Anda untuk berbincang dengan Cassandra Ong, pendiri OtterHalf, mengenai kisahnya secara lebih mendalam, termasuk poin-poin berikut:
- Mengatasi stigma sosial dan rasa tidak aman yang menghantui korban PHK di tempat kerja
- Bisnis kecil untuk bisnis kecil: keyakinannya bahwa bahkan usaha kecil pun dapat saling membantu memberikan dampak positif bagi ekosistem bisnis dunia
- Pembelajaran dari 12+ tahun pengalaman marketing dan kemitraan dengan startup
- Pemahaman langsung tentang tantangan yang dihadapi startup tahap awal
- Mendefinisikan budaya (atau ketiadaannya) dan dampaknya terhadap moral, kebahagiaan, dan kapabilitas
- Menemukan identitas kewirausahaan dengan mengakui apa yang tidak bisa Anda lakukan
- Fokusnya pada fractional marketing dan bagaimana OtterHalf bertujuan mengubah pendekatan terhadap talenta teknologi dalam jangka panjang
Tentang Cassandra Ong
Cassandra membawa pengalaman 12 tahun di bidang marketing strategis dan kemitraan untuk beberapa brand berbasis teknologi terbesar di dunia, termasuk peran penting sebagai Growth and Marketing Lead di perusahaan seperti Tripadvisor, Foodpanda, dan Chope. Sebelum mendirikan OtterHalf, ia terakhir menjabat sebagai Head of Marketing di sebuah perusahaan B2B software-as-a-service (SaaS), di mana ia menjadi bagian dari PHK massal yang mengubah arah kariernya.
Tentang OtterHalf
Didirikan pada April 2023, OtterHalf adalah firma konsultan marketing global berbasis remote yang mengkhususkan diri dalam online marketing dan kemitraan strategis. Perusahaan bekerja sama dengan OtterHalf melalui dua metode utama: mengerjakan proyek tertentu atau memanfaatkan layanan fractional, di mana mereka mengakses keahlian marketing terspesialisasi secara fleksibel dan sesuai kebutuhan. Pada tahun 2023, OtterHalf meraih serangkaian pencapaian, yang paling menonjol adalah menutup tahun dengan pendapatan enam digit, serta menjadi salah satu dari 33 startup yang diterima dalam Singapore Management University (SMU) Business Innovations Generator Programme oleh Institute of Innovation and Entrepreneurship (IIE).
Untuk informasi lebih lanjut tentang bagaimana OtterHalf menggebrak dunia marketing di Singapura dan kawasan, silakan kunjungi www.otterhalf.co.
Dapatkan PR Seperti Ini untuk Brand Anda
Alpha Story menyusun pitch ini sebagai bagian dari layanan PR startup kami. Agensi PR Singapura kami memberikan jaminan liputan media untuk brand di berbagai industri. Jadwalkan konsultasi PR untuk memulai.



























